Welcome to Hypermart
Sign in    |    Sign up

Makanan Yang Dapat Mencerahkan Kulit

Kulit merupakan salah satu organ tubuh yang juga harus kita jaga kesehatannya. Banyak yang mengira dengan memakai produk perawatan kulit, sudah cukup untuk menjaga kesehatan kulit. Namun, lebih dari itu, Anda juga bisa menjaga kesehatan kulit melalui makanan yang Anda makan. Di dalam makanan terkandung vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh kulit. Sehingga, turut menjaga kesehatan kulit Anda dengan selalu memakan makanan yang sehat, seperti sayuran dan buah-buahan, setiap hari. Jadi, dengan menggunakan produk perawatan kulit dan juga dengan memakan makanan yang sehat, Anda telah menjaga kesehatan kulit Anda dari luar dan dalam.

Makanan apa saja yang dapat membantu mencerahkan kulit?

Kulit cerah merupakan dambaan setiap wanita. Dengan mempunyai kulit cerah, wanita bisa tampil dengan percaya diri. Apa saja sih makanan yang dapat membuat kulit Anda terlihat lebih cerah?

  1. Kiwi

Buah kiwi merupakan salah satu buah yang memiliki kandungan vitamin C tinggi. Kandungan vitamin C inilah yang membuat kiwi berkhasiat untuk mencerahkan kulit. Vitamin C sebagai antioksidan mampu menangkal radikal bebas yang dapat menyebabkan penuaan pada kulit. Selain itu, vitamin C juga dapat menjaga kelembaban pada kulit, sehingga kulit Anda tidak kering.

Saat memakan kiwi, pastikan juga memakan kulitnya. Di dalam kulit kiwi terkandung antioksidan yang lebih banyak, bisa mencapai tiga kali lipat dibandingkan jika Anda hanya memakan isinya. Dengan memakan kiwi bersama kulitnya, Anda tiga kali lipat lebih mampu untuk melawan radikal bebas dan membuat kulit Anda lebih bersinar.

  1. Tomat

Buah yang kaya vitamin C adalah tomat. Buah tomat yang biasa kita temukan dalam sayur, salad, atau dalam lalapan ternyata bermanfaat untuk membuat kulit lebih cerah. Selain itu, tomat juga mengandung likopen yang memberikan warna merah pada tomat.

Likopen ini dapat melindungi kulit Anda dari sinar UV dan juga dapat membantu melancarkan sirkulasi darah pada kulit, sehingga membuat kulit Anda lebih cerah. Likopen juga dapat meningkatkan status antioksidan dalam kulit, sehingga sel-sel kulit lebih mampu untuk melawan radikal bebas dari lingkungan. Buah-buahan lain juga ada yang mengandung likopen, yaitu buah-buahan yang berwarna merah, seperti semangka.

  1. Biji bunga matahari

Biji bunga matahari atau biasa kita makan dalam bentuk kuaci, mungkin selama ini kita menganggapnya hanya makanan ringan. Namun, Anda jangan salah, kuaci ternyata bermanfaat untuk membuat kulit Anda lebih cerah. Di dalam biji bunga matahari terkandung vitamin E yang berguna untuk kesehatan kulit. Dalam 30 gram biji bunga matahari, terkandung sekitar 10,2 mg vitamin E.

  1. Kacang almond

Kacang Almond memang enak dan juga mengandung nutrisi penting, salah satunya adalah vitamin E. Sekitar 30 gram kacang almond mengandung vitamin E sebanyak 6,9 mg. Seorang profesor dermatologi dari Yale University, Jeffrey Dover, M.D., menjelaskan bahwa vitamin E sebagai antioksidan dapat membantu melindungi sel-sel kulit dari sinar UV dan faktor lingkungan lain yang menghasilkan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel kulit.

  1. Alpukat

Alpukat merupakan buah yang kaya akan manfaat. Dalam satu buah alpukat terkandung sekitar 4,2 mg vitamin E dan 12 mg vitamin C. Dengan memakan satu buah alpukat, bisa mendapatkan kedua vitamin yang dibutuhkan oleh kulit. Di dalam alpukat terkandung lemak baik yang dapat memberikan kelembaban serta menghidrasi kulit, sehingga membuat kulit terlihat lebih muda dan lebih sehat.

  1. Wortel

Wortel merupakan salah satu sumber vitamin A dalam bentuk beta karoten. Vitamin A diperlukan untuk memperbaiki jaringan dalam kulit yang rusak. Wortel akan membantu membuat kulit Anda lebih sehat dan juga dapat membantu melawan keriput. Selain itu, wortel juga dapat membuat kulit Anda lebih cerah.

  1. Ikan dan seafood

Ikan dan seafood, terutama yang mengandung asam lemak omega-3 dapat membuat kulit lebih sehat. Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Journal of American College of Nutrition menunjukkan bahwa orang yang makan lebih banyak ikan dan seafood mempunyai kerutan kulit yang lebih sedikit. Hal ini mungkin terjadi karena asam lemak omega-3 dalam ikan dapat membantu memperlambat proses kerutan di kulit dan juga dapat membantu mengurangi jerawat.

  1. Brokoli

Brokoli, salah satu sayuran yang mengandung tinggi vitamin C. Dalam 100 gram brokoli mengandung 89,2 mg vitamin C. Seperti makanan yang mengandung vitamin C lainnya, brokoli juga dapat melindungi kulit Anda dari bahaya radikal bebas yang dapat menyebabkan kulit keriput dan merusak DNA dalam sel-sel kulit.

  1. Buah berry

Buah berry, seperti raspberry, blueberry, dan strawberry mengandung banyak vitamin C dan antioksidan yang berguna untuk melindungi kulit dari bahaya sinar matahari dan juga dapat mencegah kulit Anda dari keriput. Asam malat yang ditemukan dalam strawberry juga merupakan agen pemutih kulit alami. Buah lain yang juga mengandung vitamin C tinggi adalah lemon, jeruk, jambu biji, dan lainnya.

Leave a Reply

You may also like

Tips Menyimpan Buah dan Sayur Tanpa Kulkas


Buah dan sayuran memang memiliki banyak ragam jenisnya.…



Tips Menggoreng Ikan Hingga Kering, Garing dan Renyah


Ikan merupakan sumber protein yang sangat baik. Ikan…



Food Truck Makanan Gratis saat Asian Games


Hypermart Lovers! Asian Games 2018 tinggal hitungan hari…



5 Tips Membedakan Madu Asli dan Palsu


Madu memang menjadi salah satu bahan minuman alami…



Cara Tepat Agar Anak Gampang Makan


Disaat anak susah makan saat disuapi makanan atau…



Ternyata air cucian beras masih ada manfaatnya! untuk apa saja?


Apa yang Anda lakukan dengan air cucian beras?…



Resep Roti Panggang


Belum memiliki ide dan Anda penggemar roti panggang untuk sarapan? Ingin coba sensasi lain dengan roti panggang tanpa mengindahkan kesehatan Anda? Coba resep sederhana ini…



Cara Menghilangkan Lemak Membandel dari Peralatan Masak Saat Lebaran!


Hari Raya Idul Fitri merupakan momen penting berkumpul…



7 Tips Praktis Menghilangkan Bau Kulkas


Kulkas memang sering dipakai dan menyimpan banyak makanan,…



Tips Mengatasi Ruam Popok Pada Bayi

Jika Anda memiliki anak kecil, memang sudah sejatinya popok menjadi suatu kebutuhan yang penting. Ada berbagai macam popok, ada yang dicuci maupun sekali pakai. Sebagian besar orang tua mulai memakaikan popok pada anaknya sejak bayinya berusia satu bulan. Bayi yang baru lahir masih sangat rentan karena memiliki kulit yang sensitif dan dapat menyebabkan ruam pada kulit bayi akibat pemakaian popok. Ruam yang disebabkan pada popok ini dapat berupa kemerahan, kulit bersisik, kulit kering dan melepuh, serta luka lecet pada bokong, paha, maupun alat kelamin. Penyebabnya bisa beragam, tapi umumnya karena pemakaian popok yang terlalu lama dan ketat, atau karena infeksi. Ruam popok merupakan kondisi yang umum terjadi pada bayi.

 

A. Penyebab Ruam Popok

Ruam popok cukup sering terjadi pada bayi baru lahir dan balita yang masih menggunakan popok. Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan bayi mengalami ruam pokok, yaitu:

  1. Popok yang lembap

Popok yang yang jarang diganti dapat meningkatkan risiko bayi terkena ruam popok. Perlu diketahui, urine yang tercampur dengan tinja pada popok bisa menyebabkan infeksi bakteri dan iritasi pada kulit bayi. Inilah sebabnya, bayi yang popoknya sudah lembab namun jarang diganti rentan terkena ruam popok.

  1. Popok terlalu ketat

Popok yang terlalu ketat bisa bergesekan dengan kulit bayi. Hal ini bisa menimbulkan iritasi, ruam atau lecet pada kulitnya yang masih lembut dan tipis.

  1. Makanan baru

Pada usia 4-6 bulan, bayi sudah mulai mendapat makanan pendamping ASI berupa asupan makanan padat. Beberapa jenis makanan, seperti buah-buahan yang asam, bisa mempengaruhi tinja bayi sehingga mudah mengiritasi kulit di daerah bokong dan menimbulkan ruam.

Jika sebelum usia tersebut bayi mengalami ruam popok, padahal dia hanya mengkonsumsi ASI atau susu formula, kemungkinan penyebabnya adalah makanan yang dikonsumsi oleh ibu.

  1. Infeksi bakteri dan jamur

Area bokong, paha, dan alat kelamin yang kerap bersentuhan dengan popok, memiliki kondisi yang lembab dan hangat. Hal ini memudahkan kulit di bagian tersebut rentan mengalami infeksi bakteri atau jamur.

  1. Iritasi produk kebersihan bayi

Penggunaan produk perawatan kulit, seperti sabun, bedak, tisu basah, atau minyak, pada area popok juga mungkin bisa mengiritasi kulit bayi.

  1. Kulit sensitif

Bayi yang menderita masalah kulit, seperti eksim atau dermatitis atopik, akan lebih rentan mengalami ruam popok dibanding dengan anak yang tidak memiliki kulit yang sensitif.

  1. Konsumsi antibiotik

Ketika bayi diberi obat ini, bakteri baik pada kulit yang mampu mencegah pertumbuhan jamur bisa ikut mati. Akibatnya, bayi dapat mengalami ruam popok akibat infeksi jamur. Ibu menyusui yang mengkonsumsi antibiotik juga membuat bayi yang disusuinya lebih berisiko untuk mengalami ruam popok.

 

B. Cara Mengatasi Ruam Popok

Penanganan ruam popok yang paling utama adalah menjaga agar kulit bayi selalu bersih dan kering. Berikut adalah beberapa langkah perawatan yang bisa Anda lakukan di rumah jika anak mengalami ruam popok:

  • Cuci tangan hingga bersih sebelum menggantikan popok.
  • Segera ganti popok ketika sudah basah atau terkena tinja.
  • Bersihkan area yang tertutup popok dengan air bersih. Gunakan juga sabun bayi untuk membantu membersihkan kulit anak setelah buang air besar. Jika ingin memakai tisu basah, pilihlah yang bebas alkohol dan pewangi.
  • Keringkan area yang tertutup popok dengan kain berbahan lembut.
  • Oleskan krim atau salep pelembab yang mengandung zinc oxide pada area yang terkena ruam popok. Krim atau salep ini bisa dibeli tanpa resep dokter.
  • Tunggu krim atau salep hingga kering, lalu pakaikan popok yang bersih.

Untuk mempercepat penyembuhan ruam popok, Anda dapat melakukan perawatan sebagai berikut:

  • Tidak menggosok kulit yang sedang lecet.
  • Menghentikan pemakaian popok untuk sementara waktu. Hal ini bisa membuat area ruam popoknya kering sehingga mempercepat penyembuhan.
  • Memilih popok dengan ukuran yang lebih besar dari biasanya.

Jika setelah penanganan di atas ruam popok belum juga sembuh dalam waktu 2-3 hari atau justru semakin parah, sebaiknya Anda perlu berkonsultasi ke dokter. Dan dokter dapat meresepkan krim kortikosteroid, salep antijamur, atau antibiotik, tergantung penyebabnya.

Leave a Reply

You may also like

Tradisi Menyambut Tahun Baru di Berbagai Negara


Tahun baru sepertinya telah menjadi suatu fenomena yang…



3 Resep Makanan Khas Bali yang anti Mainstream


Jika mendengar kata “Bali” apa yang ada di…



Cintai Lingkungan, Seperti Mencintai Diri Sendiri


Tahukah Hypermart Lovers bahwa setiap tanggal 10 Januari,…



9 Mitos dan Fakta Tahun Baru Imlek


Sejak tahun 2003, hari raya Imlek telah menjadi…



Resep Cumi Bakar Madu


Menu seafood yang satu ini merupakan salah satu…



Siapa bilang bulan puasa tidak bisa berhemat? temukan tipsnya disini!


Biasanya di bulan puasa pengeluaran rumah tangga semakin membengkak. Pengeluaran kita menjadi jauh lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan biasa. Apalagi kalau ada tawaran berbuka puasa di luar…



Atlet Asean Games Akan Mencicipi Makanan Tradisional


Tahun ini Indonesia menjadi tuan rumah untuk event…



Memutihkan gigi gak perlu mahal! Gunakan bahan-bahan alami ini!


Memiliki gigi putih tentunya akan menambah rasa percaya diri ketika berfoto maupun berbicara pada seseorang. Salah satu cara mendapatkan gigi putih yang jadi tren saat…



Tips Memilih Minyak Goreng & Margarin yang Aman dan Sehat


Saat ini banyak sekali minyak goreng dan margarin…



Fakta Unik Tentang Bayi Baru Lahir

Di balik tubuh mungil, wajah menggemaskan, dan kulitnya yang lembut, ada segudang fakta menarik yang jarang diketahui banyak orang tentang bayi baru lahir. Walau sudah 9 bulan di dalam kandungan, namun banyak hal di diri bayi baru lahir yang belum sempurna. Seiring waktu, baik organ-organ tubuh, panca indera, hingga sistem imun bayi akan terus berkembang hingga sempurna. Oleh karena itu, bayi baru lahir melakukan banyak hal unik yang terjadi selama beberapa bulan pertamanya saja. Mulai dari menangis tanpa air mata hingga bisa mengenali lagu yang didengar saat dalam kandungan. Belum sempurnanya tubuh newborn memang membuat ia ‘seakan-akan’ melakukan hal normal yang terlihat unik, lucu, dan menggemaskan. Apa saja sih hal unik yang dilakukan bayi baru lahir? Simak beberapa fakta-fakta berikut ini :

  1. Saat baru lahir, bayi menangis tanpa mengeluarkan air mata

Bayi baru lahir tidak memproduksi air mata hingga berusia beberapa minggu. Hal ini terjadi lantaran kelenjar air matanya belum benar-benar berkembang dengan sempurna. Setelah berumur sekitar 2-3 bulan barulah bayi menangis dengan disertai linangan air mata. Sebab di usia itu produksi air mata bayi semakin meningkat.

  1. Bayi akan memiliki tanda lahir

Umumnya setiap bayi baru lahir memiliki minimal satu tanda lahir. Sekitar 80 persen bayi dilahirkan dengan memiliki tanda lahir. Tanda lahir terjadi saat pembuluh darah kecil di bawah kulit melebar saat persalinan. Tanda lahir muncul dalam berbagai bentuk, warna, dan ukuran. Biasanya tanda lahir ini akan menghilang dengan sendirinya saat anak berusia tiga tahun. Namun beberapa tanda lahir akan menetap, bahkan melebar.

  1. Bayi baru lahir memiliki 300 tulang

Tidak seperti orang dewasa, jumlah tulang bayi saat baru lahir sebanyak 300. Tapi seiring bertambahnya usia, jumlah tulang berkurang menjadi 206 lantaran beberapa tulang telah menyatu. Misalnya, tengkorak bayi memiliki beberapa tulang lunak yang saling tumpang tindih selama melahirkan untuk memudahkan bayi keluar dari vagina ibu. Sebelum tengkorak tumbuh sepenuhnya, itu hanya area yang licin dan sensitif.

  1. Bayi baru lahir tidak memiliki tempurung lutut

Bayi lahir tanpa memiliki tempurung lutut. Bayi hanya memiliki tulang rawan (kartilago) pada lututnya sebelum akhirnya tulang tempurung lutut benar-benar muncul di usia enam bulan.

  1. Bayi baru lahir sudah dapat mendengar, mencium dan melihat dengan baik

Saat baru lahir, kemampuan mendengar bayi belum sempurna, karena telinga tengahnya masih terisi cairan, yang sedikit mengganggu pendengaran. Namun bayi bisa mengenali suara ibunya, suara yang selalu didengarnya paling jelas saat bayi masih berada dalam kandungan. Oleh karena itu, bayi merespon lebih baik suara ibunya dibanding suara orang lain. Bahkan penciumannya pun akan meningkat pada tahap ini. Tapi penglihatannya tidak terlalu baik. Bayi yang baru lahir mengalami rabun jauh. Bayi baru dapat melihat benda atau apapun dalam jarak 8 sampai 12 inci darinya. Hal ini disebabkan karena otak bayi tidak bisa memproses informasi sekitar 8 sampai 15 inci. Otak bayi mengandung sekitar 100 miliar neuron, itulah sebabnya mereka memperhatikan semua yang ada disekelilingnya. Dibutuhkan beberapa minggu agar bayi membedakan secara visual antara ibunya dan orang dewasa lainnya.

  1. Bayi baru lahir mengenali lagu yang didengar saat masih dalam kandungan

Bayi dapat mengenali lagu yang didengar saat di dalam rahim sampai empat bulan setelah kelahiran. Mendengarkan lagu-lagu yang biasa didengar saat didalam kandungan bisa membuat bayi tidak rewel dan lebih tenang.

  1. Bayi baru lahir memasukkan apapun ke dalam mulut

Bayi yang baru lahir memang memiliki naluri untuk meletakkan segala sesuatu di mulut mereka sebagai bagian dari upaya bertahan hidup. Karena memasukkan sesuatu ke mulut diartikan sebagai kemampuan untuk bisa makan.

  1. Bayi laki-laki baru lahir memiliki payudara dan mengalami ereksi

Bayi laki-laki lahir dengan payudara yang sedikit membengkak. Hal ini dikarenakan bayi menerima asupan hormon perempuan dari plasenta sebelum kelahiran. Hal ini juga terjadi pada bayi perempuan baru lahir. Ereksi juga bisa dialami bayi laki-laki, yang umumnya terjadi sebelum mereka buang air kecil. Sementara itu testis bayi baru lahir seringkali sulit dirasakan, hal ini karena otot yang melekat pada testis menariknya ke dalam pangkal paha dengan cepat saat area genitalnya disentuh atau karena udara dingin.

  1. Bayi baru lahir akan kehilangan rambut

Saat lahir, seluruh kulit tubuh bayi ditumbuhi rambut-rambut halus, yang disebut lanugo. Rambut-rambut akan rontok secara perlahan, sehingga seringkali tidak disadari. Lanugo akan benar-benar menghilang tidak lama kemudian.

  1. Bayi baru lahir memiliki feses pertama yang berwarna hitam kehijauan

Feses pertama bayi terdiri dari zat lengket gelap yang disebut mekonium. Feses pertama bayi diproduksi bayi baru lahir di dua hari pertama hidupnya. Jangan khawatir jika warnanya hijau tua kehitaman. Lama kelamaan warna hijau tua mekonium akan berubah jadi hijau kecoklatan, lalu berubah menjadi kuning dengan tekstur yang lebih padat.

Leave a Reply

You may also like

Ragam Tradisi Lebaran di Indonesia


Tak terasa momen Hari Raya Idul Fitri tinggal…



Lima Makanan Tradisional Teman Perjuangan Saat Melawan Penjajah


Kemerdekaan Indonesia tidak pernah lepas dari sejarah. Salah…



Resep Sambel Goreng Krecek


Krecek adalah kulit sapi yang dikeringkan dan dapat…



Tips Mengolah Kepiting Agar Tidak Amis


Kepiting merupakan salah satu makanan seafood yang paling…



Resep Spaghetti Tuna Sambal Matah


Makanan olahan asal Italia ini sangat populer di…



7 Tips Praktis Menghilangkan Bau Kulkas


Kulkas memang sering dipakai dan menyimpan banyak makanan,…



Tips Mengatasi Ruam Popok Pada Bayi


Jika Anda memiliki anak kecil, memang sudah…



Tips Menyimpan Buah dan Sayur Tanpa Kulkas


Buah dan sayuran memang memiliki banyak ragam jenisnya.…



Siapa bilang bulan puasa tidak bisa berhemat? temukan tipsnya disini!


Biasanya di bulan puasa pengeluaran rumah tangga semakin membengkak. Pengeluaran kita menjadi jauh lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan biasa. Apalagi kalau ada tawaran berbuka puasa di luar…



Tips Sukses Membuat Roti

Roti merupakan salah satu makanan yang memiliki sejarah panjang. Kehadirannya sejak ribuan tahun lalu membuat roti menjadi salah satu jenis panganan yang tak lekang oleh waktu. Awalnya, roti dibuat dengan gandum yang ditumbuk dan diolah dengan air hingga berbentuk adonan. Adonan tersebut dibakar dalam tungku dan hasilnya menjadi roti yang keras dan tahan lama.

Seiring berjalannya waktu, roti sudah mengalami banyak evolusi, jenis-jenisnya sendiri pun sudah mengalami perkembangan. Masyarakat Indonesia lebih menyukai roti dengan tekstur yang lembut dan manis, berbeda dengan negara Eropa yang menyukai roti bertekstur keras.

Selain praktis sebagai kudapan sarapan atau cemilan dikala santai, roti juga memiliki segudang manfaat untuk tubuh Anda. Penelitian menunjukkan 100 gram roti bisa memberikan lebih banyak energi, karbohidrat, protein, kalsium, fosfor, dan besi dibandingkan 100 gram nasi putih.

Roti mengandung zat bermanfaat, seperti vitamin B1, vitamin B2, dan niasin serta sejumlah mineral berupa zat besi, yodium, kalsium, dan kandungan mineral lainnya. Tingginya kandungan serat dalam roti gandum juga sangat baik untuk sistem pencernaan. Selain itu, roti gandum juga mengandung antioksidan dan fitoestrogen yang baik untuk mencegah penyakit jantung dan kanker. 

Tapi sebelumnya, tentu harus mengerti bagaimana cara membuat roti manis yang enak dan empuk. Simak, tips dan trik berikut ini untuk membuat roti manis menjadi empuk dan lezat!

Pemilihan Bahan Dasar

  • Tepung Terigu
    Dalam pembuatan roti, tepung yang digunakan adalah tepung terigu berprotein tinggi karena menghasilkan gluten yang banyak dan teksturnya pun bagus. Bisa juga dicampur dengan tepung terigu protein sedang, hal ini akan membuat roti lebih empuk. Namun syaratnya adalah jumlah tepung terigu protein tetap harus lebih banyak daripada tepung terigu protein sedang.
  • Ragi
    Ragi berfungsi membuat pengembangan roti lebih sempurna. Ada banyak berbagai macam jenis ragi, namun biasanya orang lebih banyak menggunakan ragi instan karena lebih praktis dan kualitasnya juga tetap bagus.
  • Gula
    Selain memberikan rasa manis, gula juga berfungsi mengembangkan volume roti karena gula membantu kerja ragi menjadi lebih cepat. Gula juga memberikan warna pada tekstur roti sehingga warnanya menjadi coklat keemasan
  • Telur
    Telur membuat roti menjadi lembut. Putih dan kuning telur sendiri memiliki sifat yang berbeda-beda. Jika menginginkan roti bertekstur kenyal, gunakan putih telurnya saja. Jika ingin roti yang bertekstur empuk makan gunakan kuning telur yang lebih banyak.
  • Lemak
    Lemak yang dimaksud adalah margarin. Margarin adalah salah satu bahan pembuatan roti yang sangat penting. Tanpa margarin, tekstur roti tidak akan menjadi lembut. Tentu Anda harus menggunakan margarin berkualitas tinggi agar dapat meningkatkan kualitas roti Anda.
  • Pelembut dan Pengembang
    Pelembut dan pengembang umumnya digunakan untuk roti yang akan dijual agar lebih mengembang dan teksturnya bertahan lama.

Proses Fermentasi

Fermentasi pada pembuatan roti dilakukan ketika adonan sudah elastis. Adonan harus berada dalam kondisi tertutup di suhu ruangan agar mengembang dengan sempurna. Proses pengembangan roti tidak bisa dipatokan oleh waktu, maka dari itu harus benar-benar diperhatikan. 

Cara mengetahui roti sudah mengembang atau belum adalah dengan menemukan serat pada adonan roti. Jika sudah ada serat di permukaan roti maka roti sudah cukup melalui proses fermentasi.

Ada 3 hal yang bisa menghambat proses fermentasi, antara lain:

  1. Kualitas ragi tidak bagus
  2. Adonan tidak menggunakan gula
  3. Saat proses fermentasi, udara tidak cukup hangat untuk membuat ragi mengembang.

Pengisian Roti

Satu hal yang paling penting dalam pengisian roti adalah, roti tidak dalam kondisi berair atau berminyak. Isian roti juga tidak disarankan terlalu kering atau keras. Setelah diisi, roti akan kembali difermentasi agar mengembang kembali.

Pengovenan

Pengovenan merupakan salah satu tahap yang penting dalam pembuatan roti. Roti yang terlalu lama di oven akan menjadi kering dan keras. Lamanya pengovenan tentu sangat berhubungan dengan besarnya roti. Semakin besar ukuran roti maka semakin lama pengovenannya. Untuk ukuran roti sekali makan rata-rata membutuhkan waktu 8-12 menit.

Setelah pengovenan

Roti segera disusun dalam rak kawat untuk proses pendinginan, uap panas akan keluar dari roti. Setelah suhu roti dingin, roti harus ditempatkan dalam wadah kedap udara agar roti tidak kering dan tetap lembut. Dengan penyimpanan yang tepat, roti bisa bertahan 2 hari di dalam suhu ruangan.  Jika dimasukan ke freezer dengan suhu yang tepat, roti bisa bertahan selama 1 bulan.

A post shared by MFB (@hypermart_id) on

Leave a Reply

You may also like

Praktis Menghilangkan Noda Membandel


Noda pada baju bisa membuat pemakainya tidak percaya diri alias…



Resep Spaghetti Tuna Sambal Matah


Makanan olahan asal Italia ini sangat populer di…



Resep Ginger Cookies dan Kue Kering Khas Natal


Tidak terasa sekarang sudah di tengah-tenagh bulan Desember…



Ramadan Tiba! Siapkan Menu Praktis Untuk Sahur Dengan Tips Ini


Bulan puasa segera tiba kurang dari seminggu lagi.…



Tips Agar Kentang Tidak Mudah Menghitam Setelah Dikupas


Kentang adalah salah satu sumber karbohidrat baik untuk…



Memutihkan Gigi Secara Alami


Siapa sih yang tidak menginginkan senyum menawan yang menunjukkan sederet gigi putih. Memang naturalnya gigi manusia tidaklah putih cerah bagaikan selembar kertas putih. Gigi manusia pada umumnya…



Resep Banana Nugget


Jika dulu pisang lebih sering diracik menjadi pisang goreng, kali ini olahannya juga bisa dibuat menjadi pisang nugget yang lagi kekinian dan disukai anak-anak loh!…



Ragam Tradisi Lebaran di Indonesia


Tak terasa momen Hari Raya Idul Fitri tinggal…



Tahun Baru Saka, Makna dan Harapan


Hari Raya Nyepi merupakan acara peringatan Tahun…



Manfaat Kayu Manis Untuk Kesehatan

Kayu manis atau cinnamon adalah salah satu jenis rempah-rempah yang memiliki khasiat tinggi untuk kesehatan tubuh. Kayu manis merupakan salah satu jenis rempah-rempah yang biasa digunakan sebagai bumbu dalam berbagai jenis makanan karena memiliki aroma dan rasa yang enak. Selain menambah rasa dan memiliki aroma yang sedap, kayu manis ternyata memiliki berbagai manfaat untuk tubuh. Simak disini untuk penjelasan lebih lanjutnya mengenai manfaat kayu manis untuk kesehatan :

  1. Mengontrol gula darah

Manfaat kayu manis yang pertama adalah kemampuannya mengontrol gula darah. Hal ini dikarenakan kayu manis mengandung antioksidan yang bisa membantu mengontrol tingkat gula darah. Selain itu, kayu manis juga membantu proses pencernaan setelah makan dan membantu memperbaiki respon insulin pada pasien diabetes tipe 2. Satu gram kayu manis saja diketahui bisa menurunkan tingkat gula darah, trigliserida, kolesterol buruk, dan kolesterol total pada pasien diabetes.

  1. Menghangatkan

Kayu manis biasanya digunakan oleh pengobatan tradisional China pada orang yang terkena demam atau influenza. Hal ini karena kayu manis mengandung zat yang membuat tubuh lebih hangat dan nyaman.

  1. Anti infeksi

Manfaat kayu manis lainnya adalah kemampuannya mengatasi infeksi. Hal ini karena kayu manis memiliki komponen anti infeksi natural. Kayu manis terbukti efektif menghilangkan bakteri H. Pylori yang dapat menyebabkan sakit maag dan berbagai jenis penyakit lainnya yang disebabkan bakteri.

  1. Meningkatkan fungsi otak

Mencium bau kayu manis diketahui bisa meningkatkan aktivitas otak. Selain itu, aroma kayu manis juga bisa meningkatkan proses kognitif seseorang dan membantu dalam hal berkonsentrasi, mengingat, dan kecepatan bekerja.

  1. Anti mikroba

Salah satu manfaat kayu manis yang cukup populer adalah kegunaannya untuk melawan pertumbuhan jamur dan bakteri, salah satunya adalah jenis Candida. Infeksi Candida pada bagian dalam tubuh bisa dikurangi bahkan dihentikan dengan mengkonsumsi kayu manis. Peran ini didukung oleh kandungan cinnamaldehyde yang terdapat pada minyak kayu manis.

  1. Menyeimbangkan kadar hormon

Kayu manis memiliki kandungan alami yang disebut cinnamaldehyde yang dapat menyeimbangkan hormon, meningkatkan hormon progesteron, dan mengurangi hormon testosteron pada wanita.

  1. Mencegah penggumpalan darah

Cinnamaldehyde, minyak yang dihasilkan oleh kayu manis bisa mencegah darah untuk menggumpal. Kayu manis juga mengeluarkan asam lemak anti peradangan yang disebut arachidonic. Asam lemak ini kemudian mengurangi radang dan penggumpalan darah.

  1. 8. Menurunkan kolesterol

Kayu manis mengandung kalsium, serat, dan banyak mineral seperti mangan. Oleh karena itu, kayu manis sangat cocok untuk kesehatan pencernaan, usus, serta melindungi dari penyakit jantung dan kolesterol. Kalsium dan serat pada kayu manis juga membantu menghilangkan garam pada tubuh dan mencegah kanker usus. Tidak hanya itu, manfaat kayu manis juga bisa mengobati konstipasi karena kandungan seratnya.

  1. Antioksidan

Bagi Anda yang sering terpapar polusi udara, disarankan untuk mendapatkan manfaat kayu manis. Khasiat kayu manis yang bisa dirasakan oleh tubuh karena kandungan antioksidannya yang tinggi yaitu polifenol, zat yang bisa melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif akibat radikal bebas.

  1. Mengatasi Alzheimer

Manfaat kayu manis untuk kesehatan yang terakhir adalah kemampuannya mengatasi Alzheimer. Semua ini karena kandungan antioksidan seperti polifenol yang tinggi. Kandungan antioksidan yang tinggi pada kayu manis ini bisa melindungi tubuh dari radikal bebas, antioksidan juga dipercaya bermanfaat untuk penyakit Alzheimer.

Selain kandungan antioksidan yang tinggi, kandungan lain yang terdapat pada kayu manis dipercaya juga dapat menghambat penumpukan protein di otak, yang merupakan salah satu penyebab utama Alzheimer.

Untuk mendapatkan manfaatnya, ada empat cara atau resep membuat air rebusan kayu manis. Yakni dengan mencampur rempah lainnya ke dalam air rebusan kayu manis. Berikut cara yang bisa digunakan untuk membuat resep minuman dari kayu manis:

  • Rebusan Madu Kayu Manis

Keuntungan mengkonsumsi madu dan kayu manis sangat menyehatkan. Tambahkan satu sendok teh madu ke dalam cangkir yang berisi air rebusan kayu manis untuk menjaga daya tahan tubuh.

  • Rebusan Lemon Kayu Manis

Lemon penuh dengan vitamin dan antioksidan penting yang membuang racun dari tubuh hingga menjaga sistem pencernaan lancar. Campurkan perasan lemon dan satu sendok teh bubuk kayu manis ke air mendidih. Minumlah selagi hangat.

  • Rebusan Kunyit Kayu Manis

Rendam satu batang kayu manis dan setengah sendok teh bubuk kunyit ke dalam air. Lalu rebuslah bersama hingga mendidih. Sifat gabungan dari kedua rempah-rempah membuat minuman ini benar-benar bergizi.

  • Rebusan Kayu Manis, Jahe, Cengkeh

Ambil setengah batang kayu manis, sepotong jahe, dan dua buah cengkeh. Campur dalam air mendidih. Saring dan minumlah hangat. Lalu bisa menambahkan madu dalam rebusan ini.

 

A post shared by MFB (@hypermart_id) on

Leave a Reply

You may also like

Ternyata Es Teh Manis Tidak Cocok Untuk Berbuka Puasa! Temukan Jawabannya disini!


Saat berbuka puasa yang banyak sekali orang-orang yang…



Tips Menyimpan Buah dan Sayur Tanpa Kulkas


Buah dan sayuran memang memiliki banyak ragam jenisnya.…



BACK TO SCHOOL! 5 Tips Agar Anak Semangat Masuk Sekolah


Liburan sekolah merupakan waktu yang paling menyenangkan bagi…



Digital Mom


Digital Mom' menghabiskan cukup banyak waktu menjelajahi internet untuk belanja maupun mencari tahu berbagai hal penting dan menarik untuk anak dan keluarganya. Tidak hanya mengenai…



Bahan Pengganti Kecap Asin Agar Masakan Tetap Sedap


Kecap adalah salah satu bahan penyedap masakan yang…



Siapa bilang bulan puasa tidak bisa berhemat? temukan tipsnya disini!


Biasanya di bulan puasa pengeluaran rumah tangga semakin membengkak. Pengeluaran kita menjadi jauh lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan biasa. Apalagi kalau ada tawaran berbuka puasa di luar…



7 Tips Menambah Nafsu Makan Anak


Nafsu makan seseorang pada umumnya dipengaruhi oleh hormon…



Ternyata 3 Jenis Ikan Bermanfaat Untuk Si Kecil


Bunda pastinya ingin memberikan gizi terbaik untuk buah…



Tradisi Menyambut Tahun Baru di Berbagai Negara


Tahun baru sepertinya telah menjadi suatu fenomena yang…



Tips Dasar Dekorasi Kue Ulang Tahun Homemade

Merayakan ulang tahun merupakan hal yang biasa kita lakukan setiap tahun. Namun, disamping perayaan ulang tahun yang terpenting adalah kita harus mensyukuri kesehatan dan panjang umur yang telah diberikan Tuhan kepada kita. Saat merayakan ulang tahun, pasti ada sebuah kue ulang tahun yang menjadi pemanis dalam pesta ulang tahun. Kue yang indah dan cantik sangat didambakan oleh orang yang sedang berulang tahun. Kue yang Anda buat boleh saja lezat, namun tentu akan lebih menarik jika Anda menghiasnya dengan cantik, sehingga baik Anda maupun kerabat Anda enggan mencicipinya karena terlalu indah atau justru ingin segera menyantapnya karena terlalu elok untuk sekadar dipandang saja.

Cara menghias kue ulang tahun ada banyak teknik dan juga bahannya. Namun ada beberapa teknik yang mudah dan tentu saja dengan bahan-bahan yang mudah untuk didapat. Teknik menghias kue ulang tahun tingkat tinggi membutuhkan banyak sekali peralatan yang tentu saja diperuntukkan untuk menghias kue ulang tahun maupun menghias kue lainnya. Simak tips berikut ini untuk mengetahui tips dasar mendekorasi kue ulang tahun :

  1. Tentukan Rasa, Jenis Kue, Pelapis, serta Dekorasinya

Hal pertama yang perlu dipikirkan adalah kombinasi kue, pelapis, dan dekorasinya. Kue dasar bisa dikombinasikan dengan rasa dan dekorasi apapun. Sedangkan beberapa kue, perlu lebih hati-hati dalam memilihnya. Misalnya, red velvet akan lebih cocok dengan butter ceam vanilla dan topping stroberi. Bila red velvet dipadukan dengan kiwi atau matcha, akan membuat tampilannya kurang indah.

  1. Siapkan Alat

Siapkan alat-alat yang diperlukan saat mendekor kue agar mudah. Alat yang wajib ada saat mendekor kue adalah piring putar dan pisau palet untuk mengolesi kue dengan buttercream. Jika tidak ada piring putar, gunakan piring makan cekung yang besar, lalu letakkan dengan posisi terbalik. Bila Anda ingin ada variasi desain, siapkan juga plastik segitiga dan beragam bentuk spuit.

  1. Tumpukan Kue Sesuai Selera

Berbeda dengan kue yang tipis, kue yang tebal lebih terlihat mewah dan menawan daripada kue dengan bentuk yang tipis. Ketebalan kue tergantung pada selera Anda.

Diantara sela tumpukan kue, beri lapisan selai, cream, atau sirup. Contohnya, antara lapisan cheesecake dapt diberi sirup maple. Atau paduan cheese cream di antara lapisan rainbow cake. Tujuannya agar antar lapisan kue merekat dengan sempurna, sekaligus menambah cita rasa yang lezat pada kue.

  1. Hati-Hati saat melapisi Kue

Jenis pelapis kue ada banyak macamnya, seperti icing, fondant, dan frosting. Bagi pemula, metode frosting lebih mudah untuk dilakukan. Terutama frosting dari butter cream dan whipped cream. Sebelum digunakan, pastikan warna dan rasa cream sudah pas. Anda bisa berkreasi dengan tambahan esensi atau pewarna makanan. Contohnya, dengan adanya tambahan perasa keju untuk buttercream pada cheesecake.

Selanjutnya, lapisi kue bagian atas terlebih dahulu. Gunakan pisau palet untuk meratakan cream di permukaan kue. Pastikan setiap bagian tidak ada yang bolong dan permukaan kue sama rata. Selain itu, jangan pernah memegang kue dengan tangan Anda, karena hal ini akan menghancurkan lapisan kue.

Setelah selesai dilapisi, masukkan kue ke dalam kulkas hingga lapisan sedikit lebih keras. Tidak perlu terlalu lama, karena kue bisa menjadi rapuh bila terlalu lama didinginkan di dalam kulkas.

  1. Dekorasi Kue Sesuka Hati

Terakhir, dekorasi kue sesuai dengan selera Anda. Bisa menggunakan meses, permen, coklat, atau mungkin cream dari frosting. Dekorasi yang paling mudah bagi pemula adalah memakai spuit. Anda bisa buat bunga, pita, atau tulisan dengan bantuan beragam bentuk spuit. Variasikan dengan tambahan sprinkle, meses, atau irisan buah.

Menghias kue memang membutuhkan ketekunan dan ketelatenan. Bagi Anda yang merasa kesulitan dalam membuatnya, jangan putus asa. Karena tips ini merupakan solusi bagi Anda yang ingin mendekorasi kue ulang tahun homemade.

Leave a Reply

You may also like

5 Peralatan Masak Jaman Dahulu yang Hampir Terlupakan


Peralatan masak di dapur adalah salah satu hal…



Resep Ayam Tangkap Khas Aceh


Indonesia memang terkenal dengan beragam kuliner yang ada.…



Tips Mengolah Kepiting Agar Tidak Amis


Kepiting merupakan salah satu makanan seafood yang paling…



Ini Hal yang Perlu Diketahui Ketika Menyiapkan Perlengkapan Bayi!


Menyiapkan perlengkapan untuk calon buah hati merupakan hal…



Tips Dasar Dekorasi Kue Ulang Tahun Homemade


Merayakan ulang tahun merupakan hal yang biasa kita…



Memutihkan Gigi Secara Alami


Siapa sih yang tidak menginginkan senyum menawan yang menunjukkan sederet gigi putih. Memang naturalnya gigi manusia tidaklah putih cerah bagaikan selembar kertas putih. Gigi manusia pada umumnya…



Tips Agar Kentang Tidak Mudah Menghitam Setelah Dikupas


Kentang adalah salah satu sumber karbohidrat baik untuk…



Alternatif Kegiatan Liburan Akhir Tahun


Penghujung tahun 2018 segera tiba, sudah waktunya Anda…



Resep Burritos Ayam dengan Saus Guacamole


Burrito atau taco de harina merupakan salah satu…



Tips Dasar Dekorasi Kue Ulang Tahun Homemade

Teh hangat dikenal dapat membuat tidur lebih nyenyak. Namun hal ini masih menjadi perdebatan, karena banyak juga yang tidak merasakan pengaruh dari minum teh bagi masalah susah tidur. Tiap kandungan daun teh mengandung kafein, kandungan kafein adalah zat stimulan yang bisa ditemukan dalam banyak produk makanan atau minuman, contohnya ada pada kopi. Kafein berfungsi untuk menstimulasi (merangsang) tubuh agar tetap awas dan terjaga, tidak ngantuk. Teh hijau, teh hitam, atau teh berwarna putih mengandung kira-kira di bawah 100 gram kafein per cangkirnya. Sayangnya, kafein yang Anda konsumsi sebelum tidur dapat membuat tubuh terjaga karena menghalangi bahan kimia otak yang merangsang rasa ngantuk. Produksi hormon adrenalin dalam tubuh pun juga akan semakin terpicu setelah Anda minum teh.

Namun Anda bisa mencoba jenis teh yang lain untuk membantu badan Anda untuk menjadi lebih rileks, yaitu teh herbal. Teh herbal ini umumnya tidak memiliki kafein. Walaupun ada, pasti kandungan kafeinnya sangat sedikit sehingga tidak menyebabkan susah tidur. Anda bisa mencoba varian teh herbal berikut ini:

  1. Teh Kamomil : Teh kamomil terbuat dari bunga kamomil yang dikeringkan. Teh kamomil mempunyai efek baik bagi tubuh, yaitu membuat tidur lebih nyenyak dan bisa meredakan kecemasan yang melanda. Teh ini tidak mengandung kafein.
  2. Teh Daun Mint : Teh herbal yang satu ini komposisi utamanya adalah dari daun mint yang dikeringkan. Teh ini sama sekali tidak mengandung kafein. Minum teh di malam hari jenis ini berguna untuk meredakan sakit perut dan membuat pikiran dan tubuh jadi tenang. Namun, untuk orang yang memiliki penyakit asam lambung sebaiknya tidak mengonsumsi teh herbal ini di malam hari.
  3. Teh Akar Jahe : Gunakan akar jahe sebagai bahan utamanya. Teh jahe ini secara alami tidak mengandung kafein, berguna untuk meredakan mual, dan membuat otot-otot badan menjadi rileks. Cara membuatnya adalah dengan memasukan potongan akar jahe sebesar ruas jari, lalu tuangkan air panas dan diamkan beberapa menit. Anda pun siap minum teh di malam hari tanpa takut insomnia atau susah tidur.

Jadi jika Anda mengalami masalah susah tidur, Anda bisa mencoba minum teh herbal seperti ulasan diatas. Semoga tipsnya bermanfaat ya Hypermart Lovers!

Leave a Reply

You may also like

Ragam Tradisi Lebaran di Indonesia


Tak terasa momen Hari Raya Idul Fitri tinggal…



Jus VS Smoothie


Hypermart Lovers, Jus dan smoothie adalah dua alternatif minuman sehat yang dapat dikonsumsi sehari-hari dan praktis pembuatannya. Keduanya memiliki manfaat untuk kesehatan. Jus dapat meberikan…



Makanan Yang Dapat Mencerahkan Kulit


Kulit merupakan salah satu organ tubuh yang juga…



Resep Ayam Bakar Madu Lezat


Ayam merupakan jenis daging yang disukai oleh semua…



5 Tips Membedakan Madu Asli dan Palsu


Madu memang menjadi salah satu bahan minuman alami…



Tips Mengolah Kepiting Agar Tidak Amis


Kepiting merupakan salah satu makanan seafood yang paling…



5 Jenis Minyak Goreng yang Lebih Sehat Untuk Memasak! No 2 Paling Mantap!


Hai, Hypermart Lovers! Bagi masyarakat Indonesia yang terbiasa dengan makanan yang  digoreng,  minyak goreng merupakan salah satu komponen penting dan bahan yang dibutuhkan. Namun, tahukah…



Tips Memilih Minyak Goreng & Margarin yang Aman dan Sehat


Saat ini banyak sekali minyak goreng dan margarin…



Tips Menggoreng Ikan Hingga Kering, Garing dan Renyah


Ikan merupakan sumber protein yang sangat baik. Ikan…



Tips Menggoreng Ikan Hingga Kering, Garing dan Renyah

Ikan merupakan sumber protein yang sangat baik. Ikan juga memiliki gizi yang diperlukan terutama untuk anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. Ikan bisa diolah menjadi berbagai hidangan apapun dan memiliki rasa yang lezat, seperti ikan goreng misalnya. Memang terlihat gampang, tetapi banyak orang yang tak bisa goreng ikan sampai garing renyah. Menggoreng ikan juga perlu kecermatan, dari bumbu sampai suhu minyak yang dipakai. Bagi para pemula yang baru belajar masak atau jarang sekali ke dapur, ikan adalah bahan yang paling dihindari. Jika Anda tahu cara menggoreng ikan dengan benar, ikan goreng plus sambal bisa jadi santapan enak.

Sebelum memasuki tahap-tahap untuk mendapatkan ikan yang garing dan renyah saat digoreng, sebaiknya keringkan ikan terlebih dahulu menggunakan lap atau tisu dapur. Karena ikan yang masih basah dan langsung digoreng akan membuat ikan mempunyai tekstur daging yang lembek. Pastikan ikan benar-benar kering saat sebelum di goreng. Hindari juga memasak ikan yang masih dingin atau baru saja keluar dari kulkas. Diamkan dulu ikan yang baru dikeluarkan dari kulkas pada suhu ruangan selama minimal 15 menit. Setelah itu baru olah ikan. Menggoreng langsung ikan beku atau dingin akan membuat tingkat kematangannya tidak merata. Ikan akan kering di luar tapi masih mentah di dalam. 

Untuk mendapatkan hasil ikan yang  garing, renyah dan gurih tentu ada trik-trik tertentu yang harus dilakukan saat menggoreng. Bagaimana caranya agar ikan goreng terasa lebih garing dan renyah, ini dia tipsnya :

  1. Perhatikan pemilihan ikan

Untuk mendapatkan tekstur ikan goreng yang benar-benar garing, Anda harus memastikan jika ikan yang Anda pilih segar. Ikan yang kurang segar akan cepat hancur dan dagingnya mudah terurai. Selain itu, ikan berbentuk pipih seperti ikan nila, kakap, mas, atau bawal hitam akan lebih mudah digoreng hingga garing daripada ikan berbadan tebal seperti tongkol. 

Bersihkan isi perut ikan, buang insang dan sisiknya. Kerat-kerat kedua sisi badan ikan. Jika ikan agak besar, potong menjadi dua. Cuci bersih dan tiriskan.

  1. Rendam ikan dengan bumbu

Selain membuat bumbu lebih meresap ke dalam daging ikan, ternyata proses perendaman bumbu juga bisa membantu agar kandungan air dalam ikan keluar. Itu sebabnya setelah proses marinasi, kita akan melihat bumbu bekas marinasi jadi lebih encer. Ikan pun jadi akan lebih garing ketika digoreng. Untuk hasil maksimal, Anda bisa merendam ikan selama beberapa jam dalam kulkas.

  1. Tiriskan bumbu ikan

Setelah beberapa saat dimarinasi, keluarkan ikan dari kulkas dan biarkan sampai suhunya stabil. Setelah itu, tiriskan ikan dan pisahkan dari bumbunya. Ikan yang terlalu banyak bumbu ketika digoreng akan jadi susah kering. Anda tidak perlu takut rasa ikan hambar, karena bumbu sudah meresap ke dalam ikan selama proses perendaman sebelumnya.

  1. Goreng ikan dengan minyak banyak

Jika Anda ingin ikan yang benar-benar garing, maka Anda harus menggoreng ikan dengan teknik deep-frying, atau menggoreng makanan sampai terendam seluruhnya dalam minyak panas. Jika minyak terlalu sedikit, ikan malah jadi cepat hangus. Jangan lupa untuk memastikan jika minyak sudah benar-benar panas ketika ikan digoreng. Lalu goreng ikan dengan api sedang sampai benar-benar matang.

Leave a Reply

You may also like

Resep Cumi Bakar Madu


Menu seafood yang satu ini merupakan salah satu…



5 Tips Membedakan Madu Asli dan Palsu


Madu memang menjadi salah satu bahan minuman alami…



Kado Unik Spesial untuk Valentine


Tanggal 14 Februari yang diperingati sebagai hari kasih…



Lima Makanan Tradisional Teman Perjuangan Saat Melawan Penjajah


Kemerdekaan Indonesia tidak pernah lepas dari sejarah. Salah…



Tips Mengolah Kepiting Agar Tidak Amis


Kepiting merupakan salah satu makanan seafood yang paling…



5 Bahan Makanan yang Wajib Tersedia di Dapur


5 Bahan Makanan yang Wajib Tersedia di Dapur Hypermart Lovers pernah mengalami keadaan darurat di dapur dimana tidak ada bahan makanan sehat yang tersedia? Keadaan…



Tradisi Menyambut Tahun Baru di Berbagai Negara


Tahun baru sepertinya telah menjadi suatu fenomena yang…



Resep Spaghetti Tuna Sambal Matah


Makanan olahan asal Italia ini sangat populer di…



Tips Menggoreng Ikan Hingga Kering, Garing dan Renyah


Ikan merupakan sumber protein yang sangat baik. Ikan…



Tips Memilih Minyak Goreng & Margarin yang Aman dan Sehat

Saat ini banyak sekali minyak goreng dan margarin yang beredar di pasar. Agar masakan di rumah tetap sehat dan bergizi, faktor pemilihan minyak goreng dan margarin sangat penting untuk diperhatikan juga. Minyak digunakan untuk memasak, menggoreng dan menumis. Kegunaan minyak dalam memasak dapat digantikan dengan mentega ataupun margarin. Hal ini merupakan hal yang wajar karena memiliki fungsi yang sama, yakni memperlezat masakan.

Banyak perdebatan dua jenis bahan baku untuk memasak ini mana yang lebih sehat untuk digunakan. Pada dasarnya ada 2 jenis lemak, yaitu lemak jenuh dan lemak tidak jenuh. Lemak jenuh banyak terdapat pada lemak hewan dan mentega, sedangkan lemak tidak jenuh banyak terdapat pada minyak kelapa, minyak kelapa sawit, minyak wijen, minyak zaitun dan lemak yang berasal dari tumbuhan lainnya.

Minyak umumnya terdiri dari lemak tak jenuh, yaitu mono-unsaturated dan poly-unsaturated, sedangkan mentega memiliki rasa asin, memiliki lemak jenuh lebih dalam bentuk protein mentega, protein susu dan juga sejumlah air di dalamnya. Meskipun mentega mengandung lemak jenuh, namun lemak ini sehat untuk jantung.

Jadi, jangan sembarangan memilih minyak goreng dan margarin. Apalagi hanya melihat dari promosi yang sedang berlangsung, atau harga yang paling murah. Sebagai konsumen Anda harus bijak dan cerdas pula dalam memilih produk. Berikut ini beberapa tips dalam memilih minyak goreng dan margarin yang sehat serta bermutu.

 

  1. Pilih produk minyak goreng dari sawit pilihan

Pilih minyak goreng dengan mutu yang baik, yaitu yang terang, jernih, dan dibuat dari sawit pilihan yang diproses dan disaring dengan teknologi tinggi secara ketat. Minyak goreng dari sawit pilihan akan menuliskan label “dari sawit pilihan” atau “hasil sawit pilihan”.

  1. Pilih minyak goreng berkualitas

Selalu pilih minyak goreng baru yang masih jernih dan terlihat bening. Pastikan minyak tersebut tidak terlalu kental. Hindari menggunakan minyak jelantah yang umumnya terlihat kental, minyak dengan karakter tersebut bisa meningkatkan risiko terkena kanker dan kolesterol. Selain itu, jika tercium bau tengik pada minyak, maka itu tandanya minyak goreng tersebut adalah jelantah dan sudah rusak.

  1. Pilih margarin dan minyak goreng yang kaya nutrisi

Pilih minyak goreng dan margarin yang tertera keterangan bahwa kaya akan nutrisi, seperti vitamin dan beta karoten. Selain kandungan vitamin, minyak goreng dan margarin yang baik juga kaya akan omega seperti omega 3, omega 6, dan omega 9. Kandungan omega tersebut dapat menjaga kesehatan jantung.

  1. Cek kemasan produk

Kemasan produk harus masih tersegel dengan rapi. Produk harus diproses dan dikemas dalam kondisi higienis di tempat berlisensi. Perhatikan label merek dagang, bulan dan tahun pembuatan juga harus teridentifikasi. Pastikan bahwa produk tersebut belum kadaluwarsa..

Produk juga harus diakui lembaga sertifikasi yang diakui, ditandai dengan tanda sertifikasi badan tersebut, seperti BPOM. Juga untuk memastikan kehalalan produk, pastikan terdapat label halal.

Itulah tips memilih minyak goreng dan margarin yang berkualitas dan sehat. Tak perlu ragu lagi dalam memilih minyak goreng dan margarin, kan? Lakukan tips di atas untuk sajian sehat dan lezat bagi keluarga. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

You may also like

Resep Pindang Serani Khas Jepara


Makanan Indonesia memang terkenal memiliki banyak ragam dan…



Lima Makanan Tradisional Teman Perjuangan Saat Melawan Penjajah


Kemerdekaan Indonesia tidak pernah lepas dari sejarah. Salah…



Siapa bilang bulan puasa tidak bisa berhemat? temukan tipsnya disini!


Biasanya di bulan puasa pengeluaran rumah tangga semakin membengkak. Pengeluaran kita menjadi jauh lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan biasa. Apalagi kalau ada tawaran berbuka puasa di luar…



Ini Hal yang Perlu Diketahui Ketika Menyiapkan Perlengkapan Bayi!


Menyiapkan perlengkapan untuk calon buah hati merupakan hal…



Cara Memilih Margarin yang Aman dan Sehat


Margarin adalah salah satu bahan makanan yang disukai…



Manfaat Susu


Hypermart lovers, kita tahu susu adalah minuman yang kaya akan kalsium, sehingga baik untuk pertumbuhan dan kepadatan tulang. Bukan cuma itu manfaatnya, susu merupakan sumber…



Digital Mom


Digital Mom' menghabiskan cukup banyak waktu menjelajahi internet untuk belanja maupun mencari tahu berbagai hal penting dan menarik untuk anak dan keluarganya. Tidak hanya mengenai…



Resep Jajanan Jongkong Surabaya


Jongkong Surabaya adalah jajanan manis basah tradisional yang…



Resep buka puasa seru Lemon Cheesecake yang mudah banget dibuat


Halo Hypermart Lovers! Berbuka puasa identik dengan yang manis-manis, mulai dari minuman hingga makanan. Tentunya juga acara berbuka puasa terasa tidak lengkap jika tidak ditemani…



Bahan Pengganti Kecap Asin Agar Masakan Tetap Sedap

Kecap adalah salah satu bahan penyedap masakan yang pada umumnya digunakan pada masakan, terutama makanan asia. Rasa kecap yang gurih dan wangi adalah hasil fermentasi bahan-bahan alami yang akan menciptakan cita rasa masakan yang lezat. Ada beberapa jenis kecap yang ada, yaitu kecap manis, kecap asin, kecap ikan, kecap inggris, kecap jepang, kecap saus tiram dan kecap teriyaki.

Kecap asin adalah sejenis kecap yang rasanya asin. Kecap asin merupakan hasil fermentasi bahan nabati atau hewani berprotein tinggi di dalam larutan garam. Kecap berwarna coklat tua, berbau khas, rasa asin dan dapat mempersedap rasa masakan. Kecap asin terbuat dari kedelai dengan komposisi garam yang lebih banyak, atau bahkan ikan laut.

Kecap asin selain menambah rasa gurih pada setiap masakan tumis, kecap asin juga bermanfaat memberikan aroma sedap dan lezat yang khas. Ada beberapa bumbu dapur pengganti kecap asin yang bisa membuat masakan tumis selalu memiliki rasa lezat dan aroma sedap. Bumbu dapur tersebut antara lain sebagai berikut.

  1. Cuka dan Bawang Putih

Jika tidak ada kecap asin di rumah, cukup gunakan cuka dan bawang putih. Untuk membuat kecap asin menggunakan cuka dan bawang putih membutuhkan waktu minimal 10 jam untuk buat pengganti kecap asin. Sisi baiknya adalah, larutan ini mengandung sedikit sodium. Sehingga, tidak perlu kuatir akan tekanan darah Anda.

Caranya: Siapkan  2 siung irisan bawang putih, 3 sdm bawang merah bubuk, ¾ gelas cuka, dan 3 sdm molase (tetes tebu) hitam. Mulailah dengan panaskan cuka dan irisan bawang putih dalam panci. Kemudian, dinginkan dan masukan dalam wadah kedap udara. Biarkan semalaman (minimal 10 jam). Pagi harinya, saring larutan hingga jernih. Lalu, campur dengan sisa bahan lain. Aduk larutan dan simpan dalam lemari pendingin agar tahan selama 30 hari.

  1. Kecap Inggris

Bumbu dapur kedua sebagai pengganti kecap asin adalah kecap inggris. Bumbu ini tak hanya bisa dimanfaatkan untuk bumbu masakan tumis tetapi juga bisa digunakan untuk bumbu masakan panggang dan bakar. Untuk dapatkan aroma dan rasa yang lebih sedap, tambahkan sedikit lada dan garam ke dalam kecap asin yang hendak dijadikan penyedap masakan. Kecap ini  rasanya asin-gurih dengan aroma yang khas. Karena rasanya yang sedikit mirip, kecap inggris cocok digunakan sebagai pengganti kecap asin.

Caranya : campurkan 8 sendok makan kecap inggris dengan 2 sendok makan air. Aduk hingga larut sempurna. Tambahkan sedikit garam serta merica.

  1. Saus Tiram

Bumbu dapur selanjutnya adalah saus tiram. Saus tiram memiliki rasa gurih dan aroma sedap. Anda cukup menambahkan sedikit saus tiram ke masakan tumis jika ingin mendapatkan masakan yang lebih lezat dan sedap.  Walaupun rasa asinnya berbeda, saus tiram yang ditambah bahan lain bisa terasa mirip kecap asin.

Caranya : Panaskan 8 sendok makan saus tiram dengan 2 sendok makan air, ¼ sendok teh bawang putih bubuk, ¼ sendok teh jahe bubuk, serta garam dan merica secukupnya. Aduk hingga seluruh bumbu larut. Terakhir, matikan kompor dan saring larutan.

  1. Kaldu Sapi Bubuk

Kegurihan kaldu sapi memang tidak perlu diragukan. Namun, agar rasa kaldu sapi bubuk benar-benar mirip dengan kecap asin, Anda perlu mencampurnya dengan cuka apel, molase (tetes tebu), jahe bubuk dan sedikit bawang putih serta lada atau merica.
Pertama, campur 1.5 gelas air dengan 4 sendok makan kaldu sapi bubuk, 4 sendok teh cuka apel, 2 sendok makan molase, ¼ sendok teh jahe bubuk, serta sedikit bawang putih dan merica.

Kemudian, masak campuran tersebut dengan api sedang-besar. Aduk hingga larutan menyusut dan tertinggal hanya 1 cangkir gelas saja. Simpan larutan dalam lemari pendingin dan aduk bila akan digunakan. Kecap asin ini bisa di konsumsi selama 3-4 hari saja.

  1. Kaldu Sayuran Bubuk

Kaldu sayuran bubuk juga bisa menjadi pengganti kecap asin. Kaldu sayuran ini akan memberikan rasa gurih dan aroma sedap ke masakan yang Anda buat. Kaldu sayuran memang tidak segurih kaldu sapi, namun sensasi segar, ringan dan jernih yang diberikan dijamin tidak ada duanya. Alternatif ini sangat cocok bila Anda seorang vegetarian dan ingin masakan yang rendah sodium.  Agar kaldu sayuran memiliki rasa yang mirip dengan kecap asin, Anda perlu mencampurnya dengan air, cuka apel, molase, minyak wijen, garam, jahe bubuk dan merica.

Caranya : Campur 1.5 gelas kaldu sayuran, 1.5 gelas air, 4 sendok makan cuka, 1 sendok makan molase, 1 sendok teh minyak wijen, ¼ jahe bubuk, serta garam dan merica secukupnya.

Lalu, masak campuran tersebut hingga menyusut setengahnya. Aduk terus agar bumbu larut. Terakhir, masukan dalam botol kaca bertutup. Simpan larutan dalam lemari pendingin agar mampu dikonsumsi lama.

 

A post shared by MFB (@hypermart_id) on June 27

Leave a Reply

You may also like

Memperkenalkan Resolusi Tahun Baru kepada Anak


Menjadi orangtua adalah sebuah pekerjaan seumur hidup yang…



Arti Perlombaan pada 17 Agustus


Sesaat setelah masuk bulan Agustus sepertinya ada hal…



Resep Ayam Teriyaki, Cocok untuk Berbuka dan Sahur!


Ayam teriyaki adalah resep masakan ayam dengan bumbu…



5 Barang Alternatif Pengganti Plastik yang Ramah Lingkungan!


Pemakaian beberapa bahan plastik menjadi masalah serius belakangan…



Food Truck Makanan Gratis saat Asian Games


Hypermart Lovers! Asian Games 2018 tinggal hitungan hari…



Resep dan Tips Membuat Bakso Ikan Kenyal dan Lembut


Banyak yang mengira jika bakso adalah makanan…



Memutihkan Gigi Secara Alami


Siapa sih yang tidak menginginkan senyum menawan yang menunjukkan sederet gigi putih. Memang naturalnya gigi manusia tidaklah putih cerah bagaikan selembar kertas putih. Gigi manusia pada umumnya…



Tips Memilih Ikan Salmon Segar


Ikan Salmon adalah salah satu ikan yang bisa…



Tips Dasar Dekorasi Kue Ulang Tahun Homemade


Merayakan ulang tahun merupakan hal yang biasa kita…



Cara Menghilangkan Lemak Membandel dari Peralatan Masak Saat Lebaran!

Hari Raya Idul Fitri merupakan momen penting berkumpul bersama keluarga tercinta. Momen Idul Fitri biasanya dilakukan dengan berkumpul dan memakan makanan khas lebaran bersama-sama. Ciri khas makanan lebaran seperti rendang, opor dan sambal goreng ati biasanya dipenuhi dengan lemak-lemak membandel yang bisa menempel di peralatan masak seperti panci, wajan, dan bahkan peralatan makan bisa jadi kotoran yang sulit dibersihkan. Agar masalah ini bisa diatasi, Anda coba langkah-langkah mencuci peralatan masak berikut ini.

  1. Rendam Peralatan Masak

Saat ada kotoran yang sulit dibersihkan, sebagian orang cenderung menyikatnya sekuat tenaga dengan spons. Namun gosokan yang terlalu keras justru bisa membuat peralatan masak Anda lecet. Daripada membuang tenaga untuk sesuatu yang tidak ada hasilnya, lebih baik lakukan trik sederhana ini. Siapkan wadah air yang besar (baskom, ember, atau bak plastik, sesuai dengan ukuran peralatan yang akan dicuci). Isi dengan air hangat dan campurkan 1sdt sabun pencuci piring. Anda bisa menggunakan lebih banyak jika wadah air Anda besar, kocok air sabun tersebut dengan tangan dan rendam peralatan yang akan dicuci selama 5-10 menit. Setelah diangkat, kotoran akan lebih mudah terangkat. Anda cukup mencucinya dengan spons seperti biasa dan tidak perlu digosok terlalu keras. Bilas hingga bersih.

  1. Gunakan Spons yang tepat

Ada beberapa jenis spons pencuci piring yang biasa Anda temui. Gunakan dengan tepat sesuai dengan fungsinya. Beberapa jenis spons yang umum digunakan untuk mencuci piring dan peralatan dapur adalah spons selulosa, spons abrasif, dan spons nylon. Spons selulosa adalah spons warna-warni yang mudah ditemukan, spons ini memiliki daya serap tinggi dan tahan lama. Spons abrasif terbuat dari material kasar dan umum digunakan untuk membersihkan panci dan wajan. Sedangkan spons nilon digunakan untuk peralatan masak yang dilapisi teflon sehingga dapat membersihkan tanpa menggores perabot.

  1. Air Hangat

Air hangat ternyata memiliki fungsi yang lebih, yaitu bisa digunakan untuk membersihkan alat masak anti lengket. Dengan bantuan air hangat, maka urusan membersihkan alat masak akan semakin mudah untuk Anda lakukan. Terkait dengan cara membersihkannya juga cukup mudah. Letakkan alat masak Anda di wastafel yang sebelumnya sudah Anda beri air hangat dan juga cairan pencuci piring. Namun, jika ternyata tidak muat di wastafel, maka Anda bisa memanfaatkan baskom atau ember besar untuk merendam alat masak Anda. Manfaatkan air hangat untuk membersihkan lemak yang membandel tanpa merusak lapisan alat masak.

  1. Lemon dan cuka

Sifat asam lemon ampuh untuk menyingkirkan lemak dan noda minyak pada peralatan dapur. Setelah piring, wajan, dan sendok dicuci dengan air dan sabun, tuangkan cuka dan air lemon dengan perbandingan yang sama.

Aplikasikan campuran ini pada peralatan makan dan dapur. Diamkan selama 5 menit, kemudian bilas dengan air hangat. Campuran lemon dan cuka tadi juga bisa menyingkirkan bau bumbu dan rempah yang tertinggal pada peralatan memasak.

  1. Baking Soda

Baking soda juga bisa digunakan untuk membersihkan lemak dan kotoran membandel. Campurkan 1 sdm baking soda ke dalam campuran air pencuci piring, gosokan pada peralatan yang berminyak atau berlemak. Bilas hingga bersih sebelum mencucinya dengan sabun pencuci piring.

  1. Air Dingin

Walaupun merendam perabot dengan air sabun hangat dianjurkan, namun khusus untuk membilas es krim atau mentega , bilaslah dulu dengan air dingin sebelum direndam dengan air panas. Cara ini lebih efektif untuk mengangkat kotoran dan menghilangkan licin.

Leave a Reply

You may also like

Makanan Hitam Nan Menggiurkan Yang Ramai Diperbincangkan


Pada awal tahun ini, dunia kuliner digegerkan dengan…



Food Truck Makanan Gratis saat Asian Games


Hypermart Lovers! Asian Games 2018 tinggal hitungan hari…



Jus VS Smoothie


Hypermart Lovers, Jus dan smoothie adalah dua alternatif minuman sehat yang dapat dikonsumsi sehari-hari dan praktis pembuatannya. Keduanya memiliki manfaat untuk kesehatan. Jus dapat meberikan…



7 Tips Menambah Nafsu Makan Anak


Nafsu makan seseorang pada umumnya dipengaruhi oleh hormon…



Wow 3 Jenis Garam Berikut Ini Dapat Membuat Masakan Terasa Lezat! Nomer 2 Paling Mantap!


Garam merupakan bumbu dapur yang sangat penting dan dapat menambah kenikmatan masakan. Kehadiran garam dapat membuat makanan yang terasa hambar menjadi lezat. Di indonesia sendiri,…



Tips Agar Kentang Tidak Mudah Menghitam Setelah Dikupas


Kentang adalah salah satu sumber karbohidrat baik untuk…



5 Tips Membedakan Madu Asli dan Palsu


Madu memang menjadi salah satu bahan minuman alami…



Resep Ayam Bakar Madu Lezat


Ayam merupakan jenis daging yang disukai oleh semua…



Tips Mengolah Kepiting Agar Tidak Amis


Kepiting merupakan salah satu makanan seafood yang paling…